Rabu, 31 Desember 2014

Bundaran HI-Thamrin Sudah Bisa Dilalui Kendaraan Bermotor

Kamis, 01/01/2015 02:05 WIB


Johanes Randy - detikNews


Randy/detikcom

Jakarta - Satu jam setelah pesta tahun baru di Bundaran HI usai, jalanan mulai dapat dilalui kendaraan. Sejumlah kendaraan roda empat dan roda dua sudah melintas di lokasi.

Pihak kepolisian dan Dinas Kebersihan DKI terlihat kompak membuka jalan yang sebelumnya banyak sampah dan pengunjung. Berdasarkan pantauan detikcom di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Kamis (1/1/2014), kendaraan sudah lalu lalang di Bundaran HI.


Sekitar pukul 01.20 WIB, jalanan di Bundaran HI mulai dibuka untuk kendaraan. Tidak butuh waktu lama bagi pihak kepolisian untuk membubarkan keramaian dan membuka jalan kembali untuk umum.


Perayaam Tahun Baru di Bundaran HI memang berlangsung meriah. Tidak ingin berlarut-larut dan menimbulkan kemacetan, jalan pun segera dibuka usai pesta kembang api.




Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(vid/vid)


Ikuti perkembangan detik demi detik upaya pencarian AirAsia QZ8501 disini.






Foto Video Terkait












Sponsored Link


Twitter Recommendation



Redaksi: redaksi[at]detik.com

Informasi pemasangan iklan

hubungi : sales[at]detik.com


Duh! Jakarta Night Festival Masih Sisakan Sampah

Kamis, 01/01/2015 02:02 WIB


Johanes Randy - detikNews


Randy/detikcom

Jakarta - Tidak jauh berbeda dengan perayaan Jakarta Night Festival tahun sebelumnya. Sampah yang ditinggalkan oleh pengunjung Jakarta Night Festival tahun ini pun banyak terlihat di sekitaran Bundaran HI.

Walaupun sebelumnya Gubernur DKI Basuki T Purnama dan Dinas Kebersihan DKI Jakarta telah mengimbau masyarakat untuk tidak buang sampah sembarangan, nyatanya tetap saja. Berdasarkan pantauan detikcom di Bundaran HI, Jakarta, Kamis (1/1/2015), sampah banyak bertebaran di jalanan.


Sampah yang terlihat umumnya didominasi oleh plastik bekas makanan dan minuman, serta petasan. Merayakan pergantian tahun dengan kembang api memang seru, tapi sampahnya tetap lupa dibuang.


Melalui pengeras suara, pihak kepolisian segera menghimbau segenap pihak keamanan dan Dinas Kebersihan DKI untuk tetap berada di lapangan.


Dengan segera diterapkannya aturan denda sebesar Rp 500 ribu bagi yang buang sampah sembarangan tahun ini, diharapkan kebiasaan buruk soal sampah ini dapat berubah lebih baik.




Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(vid/vid)


Ikuti perkembangan detik demi detik upaya pencarian AirAsia QZ8501 disini.






Foto Video Terkait












Sponsored Link


Twitter Recommendation



Redaksi: redaksi[at]detik.com

Informasi pemasangan iklan

hubungi : sales[at]detik.com


Miris! Gara-gara Kembang Api Tahun Baru, Rumah di Jakut Kebakaran



Foto Ilustrasi


Jakarta - Sebuah rumah di Jalan Kebon Baru, Blok R, Gang V, Nomor 5, RT 8/8 di Semper Barat, Jakarta Utara dilalap Si Jago Merah. Penyebabnya adalah nyala kembang api yang digunakan untuk merayakan tahun baru.

"Dugaan penyebabnya gara-gara kembang api yang dinyalakan," kata petugas Pemadam Kebakaran Suku Dinas Jakarta Utara kepada detikcom, Kamis (1/1/2014).


Beruntung, tak ada korban jiwa dalam kebakaran yang dimulai pada 22.05 WIB itu. Ini karena petugas pemadam kebakaran sigap menerjunkan lima unit mobilnya. Api berhasil ditaklukkan pukul 22.30 WIB. Belum bisa ditaksir berapa kerugian material akibat kejadian ini.


Di tempat lain, masih di Jakarta Utara, sebuah warung dan tempat tinggal terbakar. Sebanyak 10 unit mobil pemadam kebakaran meluncur. Kebakaran dimulai pukul 11.58 WIB dan dipadamkan pukul 00.50 WIB.


"Lokasinya ada di Jalan Tipar Cakung, Gang Salon, RT 8/003, Sukapura, Cilincing. Dugaan sementara, kebakaran karena korsleting listrik," kata Purus.


Kebakaran diduga karena korsleting listrik juga terjadi di Jalan Kebantenan II, RT 10/06, Semper Timur, Cilincing, Jakarta Utara. Sebanyak tiga rumah terbakar dalam kejadian ini.


"Tujuh unit damkar langsung meluncur. Sekarang kebakaran sudah bisa dilokalisir," kata Purus.


Kebakaran ini dimulai pukul 00.52 WIB. Belum diketahui adanya korban jiwa dari kebakaran ini.




Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(dnu/vid)


Ikuti perkembangan detik demi detik upaya pencarian AirAsia QZ8501 disini.






Foto Video Terkait




Redaksi: redaksi[at]detik.com

Informasi pemasangan iklan

hubungi : sales[at]detik.com


Kena Lempar Botol, Satu Pengunjung Jakarta Night Festival Dibawa Ambulans

Kamis, 01/01/2015 01:53 WIB


Johanes Randy - detikNews


Randy/detikcom

Jakarta - Salah seorang pengunjung Jakarta Night Festival pingsan setelah kena botol nyasar. Botol plastik yang masih berisi air yang terjatuh itu entah darimana asalnya.

Kejadian yang menimpa seorang lelaki berumur 20-an itu terjadi sekitar pukul 01.10 WIB di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Kamis (1/1/2014). Pedagang yang terletak tidak jauh dari tempat kejadian menyaksikan botol air plastik yang masih berisi air terjatuh dari atas.


"Saya lagi duduk, tiba-tiba denger suara buk. Gak lama ada yang pingsan," ujar Nuri, pedagang pempek yang kebetulan berdagang di dekat lokasi kejadian.


Lokasi kejadian terletak persis di depan Menara BCA yang menghadap jalan protokol. Sang pemuda yang terkena lemparan botol pun segera dilarikan ambulans ke rumah sakit.


"Sebelumnya saya dengar ada suara botol dilempar tapi gak kena, setengah jam lalu lempar lagi dan kena orang lewat," cerita Arman, pedagang bakso malang yang juga berjualan tidak jauh dari tempat kejadian.


Suaranya memang cukup keras, seperti bom, tambah Arman. Botol berisi air yang dilempar dari atas memang membahayakan. Polisi pun masih menyelidiki kejadian tersebut.




Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(vid/vid)


Ikuti perkembangan detik demi detik upaya pencarian AirAsia QZ8501 disini.






Foto Video Terkait












Sponsored Link


Twitter Recommendation



Redaksi: redaksi[at]detik.com

Informasi pemasangan iklan

hubungi : sales[at]detik.com


Properti di Posko Crisis Center Juanda Surabaya Mulai Dikemasi

Kamis, 01/01/2015 01:47 WIB


AirAsia Ditemukan


Budi Sugiharto - detikNews


Budi Sugiharto/detikcom




Surabaya - Posko Crisis Center jatuhnya Pesawat AirAsia QZ8501 di Terminal 2 Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, akan dihentikan operasinya. Crisis Center dipindah ke RS Bhayangkara di Polda Jawa Timur, Surabaya.

Sebelum pergantian tahun, properti di posko itu pun dibersihkan. Pengamatan detikcom pukul 23.00 WIB, Rabu (31/12/2014), petugas kebersihan mencopoti kain hitam yang menutupi jendela kaca di posko yang selama ini digunakan untuk pertemuan keluarga penumpang AirAsia.


Demikian pula, garis police line di depan posko atau di sekitar tenda tempat konferensi pers juga dilepas. Di dalam ruang serba guna juga sudah bersih dari kursi-kursi lipat.


Sebagai gantinya, dibeber karpet di lantai berubin warna putih itu. Beberapa meja masih tampak dan petugas masih terlihat sibuk melakukan menyelesaikan laporan. 9 pesawat televisi yang tertempel di dinding masih menyala.


Ratusan wartawan yang selama empat hari memadati crisis center juga sudah banyak berkurang. Mereka juga boyongan ke RS Bhayangkara.


Dirut Angkasa Pura I Bandara Juanda, Tommy Soetomo mengatakan Crisis Center dipindah ke RS Bhayangkara Polda Jatim. Pemindahan itu karena jenazah yang telah ditemukan sudah mulai dilakukan identifikasi di RS Bhayangkara.


Hingga malam ini, sudah dua jenazah yang dibawa ke rumah sakit milik Polda Jatim dari lokasi jatuhnya pesawat yang ditumpangi 155 penumpang dan 7 awak pesawat itu.




Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(gik/vid)


Ikuti perkembangan detik demi detik upaya pencarian AirAsia QZ8501 disini.








Foto Video Terkait












Sponsored Link


Twitter Recommendation



Redaksi: redaksi[at]detik.com

Informasi pemasangan iklan

hubungi : sales[at]detik.com


Harco Mangga Dua Terbakar 14 Damkar Dikerahkan

Kamis, 01/01/2015 01:46 WIB


Rini Friastuti - detikNews

Jakarta - Lantai dua Harco Mangga Dua, Jakarta Pusat, terbakar. Sebanyak 14 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api.

"Kebakaran terjadi sekitar pukul 00.30 WIB di lantai dua Harco," ujar Irfan, petugas Damkar Jakarta Pusat saat dihubungi, Kamis (1/1/2015).


Belum diketahui titik api yang membakar lantai dua pusat perbelanjaan tersebut. "Sampai saat ini kami masih mencari titik api," jelasnya.


Sebanyak 14 unit mobil Damkar telah dikerahkan untuk memadamkan api. Sementara saat ini asap tebal masih membumbung tinggi.


"Asapnya masih tebal, kami masih berusaha memadamkan, saat ini petugas masih di lokasi," tutupnya.


Belum diketahui penyebab dan kerugian akibat kebakaran ini.




Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(rni/dnu)


Ikuti perkembangan detik demi detik upaya pencarian AirAsia QZ8501 disini.






Foto Video Terkait












Sponsored Link


Twitter Recommendation



Redaksi: redaksi[at]detik.com

Informasi pemasangan iklan

hubungi : sales[at]detik.com


Malioboro Jadi Favorit Ribuan Orang Rayakan Tahun Baru di Jogja

Yogyakarta - Ribuan warga Yogyakarta merayakan malam tahun baru 2015 di kawasan Malioboro. Selain warga Yogyakarta, para wisatawan yang sedang berkunjung juga turut bergabung bersama merayakannya.

Sejak pukul 19.00 WIB, Rabu (31/12/2014), beberapa ruas jalan menuju Malioboro sudah ditutup kepolisian. Arus lalu lintas di sekitar Malioboro seperti Jalan Mataram, Jalan Gandekan dialihkan. Kendaraan yang hendak masuk menuju Malioboro harus memutar melalui kawasan Kotabaru. Beberapa jalan seperti Jalan Senopati, Jalan KH Ahmad Dahlan, Jalan Reksobayan dan kawasan Alun Alun Utara juga ditutup.


Meski demikian tidak menyurutkan minat warga maupun wisatawan yang hendak merayakan malam pergantian tahun di jantung Kota Yogyakarta. Setelah pukul 21.00 jumlah orang datang juga semakin banyak.


Selain pedagang terompet, juga banyak pedagang kembang api. Hampir di setiap pinggir jalan terdapat pedagang kembang api.


Selain kawasan Malioboro, titik keramaian berada di Tugu Yogyakarta di Jalan Margo Utomo/Mangkubumi, simpang empat Kantor Pos Besar Yogyakarta atau kawasan titik nol kilometer, Alun Alun Utara dan Alun Alun Selatan.


Jalan menuju kawasan Tugu Yogyakarta dari arah timur atau Jalan Sudirman, dari arah barat Jalan Diponegoro dan Kyai Mojo sempat dialihkan. Bahkan menjelang pergantian tahun, pada pukul 23.00 WIB ditutup.


Tepat pukul 24.00 WIB, warga langsung menyalakan kembang api. Suara ledakan mercon dan percikan kembang api selama lebih kurang 30 menit terus mewarnai langit Kota Yogyakarta. Cuaca Yogya sejak sore hingga malam pergantian tahun cerah.


Hujan rintik-rintik baru turun sekitar pukul 01.00 WIB. Warga masyarakat pun mulai meninggalkan pusat-pusat keramaian untuk pulang kembali ke rumah.


"Situasi keramaian di kota Yogyakarta aman. Petugas dari kepolisian berjaga-jaga di semua tempat dan jalan," kata Kapolesta Yogyakarta, Kombes R Slamet Santoso di kawasan Malioboro.




Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(bgs/vid)


Ikuti perkembangan detik demi detik upaya pencarian AirAsia QZ8501 disini.






Foto Video Terkait




Redaksi: redaksi[at]detik.com

Informasi pemasangan iklan

hubungi : sales[at]detik.com