Kamis, 27/11/2014 23:45 WIB
Jakarta - Dewan Pertimbangan Golkar mengadakan pertemuan di kediaman ketuanya, Akbar Tandjung malam ini. Dari hasil pertemuan tersebut disepakati imbauan kepada DPP untuk menunda Munas yang sedianya akan digelar tiga hari lagi di Bali.
"Demi menghindari pertentangan yang tak kondusif yang bisa mengarah perpecahan sebaiknya waktu pelaksanaan Munas IX pada 30 November - 3 Desember 2014 ditunda dan sekaligus digunakan untuk persiapan materi Munas terutama untuk merespons dinamika internal dan eksternal partai," ujar Akbar di rumahnya, Jl Purnawarman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (27/11/2014).
Padahal Ketum Golkar Aburizal Bakrie (Ical) beserta Sekjen Idrus Marham telah menegaskan bahwa akan tetap selenggarakan Munas di Bali tiga hari lagi. Sementara itu kubu yang dipimpin Agung Laksono mendorong agar Munas dilakukan pada Januari 2015.
"Sehubungan dengan itu maka Dewan Pertimbangan akan ambil langkah aktif untuk mediasi pihak yang bertikai guna menjamin agenda politik kemenangan Golkar di tahun 2019," imbuh Akbar.
Dalam rangka mediasi tersebut kedua pihak diminta duduk bersama untuk saling bicara. Setelah kesepakatan tercapai maka barulah agenda Munas IX dibicarakan.
"Segera akan kita lakukan pembicaraan. Hari ini pun saya sudah bicarakan ke kedua belah pihak untuk bertemu. Munas akan dilakukan setelah keduanya sepakat," ucap mantan Ketum Golkar itu.
Hadir pula para anggota Dewan Pertimbangan mendampingi Akbar dalam menyampaikan pernyataan sikap itu. Namun salah satu anggota, MS Hidayat meninggalkan pertemuan lebih dahulu satu jam sebelumnya.
Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV
(bpn/fjr)
Foto Video Terkait
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar