Kamis, 27/11/2014 10:13 WIB
Jakarta - Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di depan Stasiun Tanjung Barat di ruas yang mengarah ke Pasar Minggu ini akhirnya diberi kanopi. Namun, para pedestrian masih enggan lewat.
Setelah beberapa bulan JPO itu dibiarkan terbuka atapnya seperti pengamatan detikcom pada 10 Oktober 2014 lalu, namun beberapa hari ini, JPO itu terlihat sudah diberi atap kanopi hitam seperti yang terlihat pada Kamis (27/11/2014) ini.
Meski demikian, para pedestrian masih banyak yang enggan menggunakan JPO itu. Mereka lebih suka menyeberang dari Stasiun Tanjung Barat langsung melalui ruas jalan menuju halte di seberangnya.
Selama ini pedestrian yang menyeberang jalan turut menyumbang arus lalu lintas yang melambat, selain angkutan umum dan taksi yang ngetem di pinggir jalan plus antrean kendaraan menuju Jalan TB Simatupang karena masih ada perbaikan jembatan yang ambles.
Menurut pengamatan detikcom, Dinas Pekerjaan Umum (PU) sampai 'memaksa' pedestrian menggunakan JPO. Hal ini terlihat di JPO Tanjung Barat di ruas yang mengarah ke Lenteng Agung dan Depok. Jalan keluar dari Stasiun Tanjung Barat langsung disambung dengan pagar yang diarahkan ke JPO. Karena dipagari, pedestrian tak bisa lagi keluar stasiun dengan menyeberang langsung melalui jalan, melainkan harus menggunakan JPO.
Hal yang sama juga dilakukan Dinas PU di JPO Lenteng Agung di ruas jalan menuju Depok.
Nah, bagi para pedestrian, apakah mesti 'dipaksa' dulu melalui JPO?
JPO yang tak diberi atap berbulan-bulan ini akhirnya dikanopi (Foto: Nograhany WK/detikcom)
Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB
(nwk/mad)
Foto Video Terkait
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar