Minggu, 01 Februari 2015

DPR: Beri Kesempatan Jokowi Salat Istikharah Tentukan Solusi Polemik BG




Senin, 02/02/2015 08:51 WIB


Danu Damarjati - detikNews






Jakarta - Pencalonan Komjen Pol Budi Gunawan alias BG menjadi polemik berujung kisruh antar dua lembaga penegak hukum, KPK versus Polri. Pimpinan DPR menyadari hanya tinggal dua pilihan yang bisa diambil Presiden Joko Widodo, melantik atau tidak melantik tersangka kasus transaksi mencurigakan itu menjadi Kapolri.

‎"Marilah kita beri kesempatan kepada Presiden untuk istikharah. Saya yakin Presiden tidak akan berpihak kepada siapapun kecuali untuk kepentingan bangsa," ujar Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan kepada detikcom, Senin (2/2/2015).


Salat istikharah adalah salat sunnah (tidak wajib) yang dilakukan umat Islam demi memperoleh petunjuk Allah SWT untuk menentukan yang terbaik di antara pilihan-pilihan yang biasanya dilematis. ‎Politisi PAN ini menyatakan tak akan mencampuri hak prerogatif Jokowi sebagai Presiden untuk menentukan keputusannya.


"‎Yang jelas, KPK harus kita hormati, dan Polri juga harus kita perkuat‎," ucap Taufik.


Pimpinan DPR akan mengadakan rapat konsultasi dengan Jokowi di Istana Kepresidenan pukul 15.00 WIB sore nanti. Pimpinan DPR akan mendengar bagaimana pertimbangan Jokowi menyelesaikan polemik ini.


"‎Solusi sekarang, tentu hanya tinggal dua: lantik atau tidak melantik. Tinggal nanti kami ingin mendengarkan kaitan pertimbangan Pak Presiden terhadap masalah yang sekaranhg. Tetep DPR tidak bisa intervensi‎," kata Taufik.




Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(dnu/vid)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.






Foto Video Terkait











Sponsored Link


Twitter Recommendation



Redaksi: redaksi[at]detik.com

Informasi pemasangan iklan

hubungi : sales[at]detik.com


Tidak ada komentar:

Posting Komentar