Surabaya - Nyelonongnya mobil Toyota Alphard pada Minggu (1/2) malam di ruang tunggu penumpang Terminal 2 Bandara Internasional Juanda, Surabaya bukanlah yang pertama kali terjadi. Sebelumnya sudah pernah terjadi pada Mei 2014 yang menyebabkan seorang balita tewas.
GM PT Angkasa Pura I cabang Juanda, Trikora Hardjo sangat menyayangkan kecelakaan kembali terjadi T2 Juanda. Ia mengaku sejak kejadian pertama sudah mengajukan anggaran untuk pembuatan besi pembatas sepanjang T2, namun sampai saat belum teralisasi karena anggaran belum turun.
"Sebetulnya kejadian pertama sudah saya ajukan anggarkan ke Dirut kami, tapi belum teralisasi sudah kejadian lagi," ungkap Trikora pada detikcom, Senin (2/2/2015).
Penambahan besi pembatas yang direncanakan PT Angkasa Pura I, kata Trikora akan dibangun bukan dalam bentuk pagar melainkan sebuah patok besi dengan ketinggian 1 meter.
"Jadi nanti akan kita beri besi ketinggian 1 meter dengan jarak tiap besi 1 meter hingga 1,5 meter yang kita bangun sepanjang T2," jelas dia.
Menurut mantan Danlaudal Juanda ini, ketinggian antara aspal dengan lantai ruang tunggu penumpang 40 cm yang dianggapnya sudah tinggi.
"Saya kira sudah cukup tinggi dan ketinggiannya sama dengan Terminal 1," lanjutnya sambil berharap anggaran yang diajukan bisa segera turun dan segera teralisasikan pembangunan besi pembatas.
Sementara Kasatlantas Polres Sidoarjo, AKP Budi Setiyana mengaku pihaknya hanya menangani kecelakaan saja. Untuk penambahan alat keselamatan, ia mengaku tidak mempunyai wewenang.
"Kalau masalah keselamatannya silahkan tanya ke pihak bandara, saya hanya menangani kecelakaannya saja. Saya tidak punya kewenangan mengkoreksi yang lain," ujarnya singkat saat dikonfirmasi terpisah.
Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB
(ze/ndr)
Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.
Foto Video Terkait
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar