Senin, 02/02/2015 11:43 WIB
Jakarta - Pemeriksaan terkait laporan LSM KPK Watch terus bergulir. Setelah memeriksa Supriansa, rekan Abraham Samad sekaligus pemilik unit Apartemen Capitol Residence, Bareskrim juga memeriksa CCTV (Closed Circuit Television) yang ada di apartemen mewah tersebut.
"Semua sedang dikumpulkan, data-data itu, dan bukti-bukti di Capital sudah dikumpulkan," kata Kabareskrim Irjen Budi Waseso di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (2/2/2015).
Diharapkan dari pemeriksaan CCTV dapat memberi penjelasan terang benderang mengenai tudingan terkait pertemuan yang disebut-sebut dilakukan di media Maret-April 2014.
"Alat bukti kita kumpulkan. Semua kita kumpulkan data-datanya," kata mantan Kepala Sespimti Lemdik Polri ini.
Menurut Budi, dirinya tidak turun langsung ke penyelidikan dan penyidikan laporan yang menyeret Abraham Samad. Sebagai Kabareskrim dia memantau jalannya penegakan hukum agar tetap on the track.
"Saya hanya me-manage jalannya proses ini, jangan sampai proses ini dikriminalisasi. Kita hindari itu dan
yakin 1000 persen tidak ada kriminalisasi," tegas Budi.
Indonesia jadi surga pelaku pedopilia dunia. Saksikan di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB
(ahy/fjp)
Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.
Foto Video Terkait
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar